June 19, 2024

Negara Israel menuduh mannequin Gigi Hadid “menutup mata” terhadap penderitaan orang Yahudi di media sosial pada hari Minggu.

Israel menggunakan akun Instagram resminya untuk mengecam Hadid, yang selama ini menjadi pendukung vokal pembebasan Palestina dan ayahnya, Mohamed Hadid, diusir dari wilayah tersebut selama Perang Palestina tahun 1947–49.

“Tidak ada unsur Yahudi dalam perlakuan pemerintah Israel terhadap warga Palestina,” demikian bunyi postingan pendidik Mia Schachter yang dibagikan Hadid ke Instagram Tales-nya.

“Mengutuk pemerintah Israel bukanlah antisemitisme dan mendukung Palestina tidak berarti mendukung Hamas,” lanjut postingan tersebut, mengacu pada kelompok militan Palestina yang menewaskan 1.300 orang dalam serangan tak terduga terhadap Israel pada 7 Oktober.

Menanggapi Hadid yang membagikan ulang postingan tersebut, akun media sosial Israel membela haknya untuk membalas dengan serangan di Jalur Gaza, sekaligus mengurangi mannequin kritik terhadap pemerintah menjadi dukungan terhadap Hamas.

Bertentangan dengan klaim Instagram pemerintah, Hadid membahas penderitaan warga sipil Israel dalam pernyataan tentang konflik tersebut pada Selasa lalu.

“Tidak ada yang gagah berani dalam pembantaian warga Israel oleh Hamas,” tulis Instagram Israel. “Mengutuk Hamas atas nama mereka (ISIS) bukanlah tindakan anti-Palestina dan mendukung Israel dalam perjuangan mereka melawan teroris barbar adalah hal yang benar untuk dilakukan.”

Melihat Hadid di postingan cerita lainnya, akun tersebut bertanya, “Apakah kamu sudah tidur selama seminggu terakhir ini? Atau apakah Anda baik-baik saja menutup mata terhadap bayi-bayi Yahudi yang disembelih di rumah mereka? Keheningan Anda sangat jelas menunjukkan posisi Anda.

Israel menggunakan Instagram resminya untuk mengecam model Gigi Hadid atas dukungannya terhadap Palestina pada hari Minggu.
Israel menggunakan Instagram resminya untuk mengecam mannequin Gigi Hadid atas dukungannya terhadap Palestina pada hari Minggu.

Negara Israel/Instagram

Instagram Israel menindaklanjutinya dengan sebuah foto berdarah yang mengklaim menunjukkan akibat dari pembunuhan seorang bayi Israel. Keaslian foto yang juga dibagikan di akun X Israel itu masih belum dapat diverifikasi.

Bertentangan dengan klaim Instagram pemerintah, Hadid membahas penderitaan warga sipil Israel dalam pernyataan tentang konflik tersebut pada Selasa lalu.

“Saya memiliki empati yang mendalam dan patah hati terhadap perjuangan Palestina dan kehidupan di bawah pendudukan, ini adalah tanggung jawab yang saya emban setiap hari,” tulisnya.

“Saya juga merasa bertanggung jawab kepada teman-teman Yahudi saya untuk menjelaskan, seperti yang telah saya lakukan sebelumnya: Meskipun saya memiliki harapan dan impian untuk orang-orang Palestina, tidak satupun dari mereka yang merugikan orang Yahudi,” lanjutnya.