May 17, 2024

Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak telah mengumumkan rencana untuk melarang merokok dengan menaikkan batas usia authorized seseorang untuk membeli rokok sebanyak satu tahun, setiap tahunnya.

Artinya, seseorang yang saat ini berusia 14 tahun tidak akan pernah dijual rokok secara authorized.

Perdana menteri mengatakan perubahan itu akan “menyelamatkan lebih banyak nyawa dibandingkan keputusan lain yang bisa kita ambil.”

Sunak mengatakan pada konferensi Partai Konservatif di Manchester pada hari Rabu bahwa anggota parlemennya akan diberikan kebebasan memilih mengenai undang-undang baru tersebut.

Artinya anggota parlemen Partai Tory tidak akan diperintahkan untuk mendukung rencananya jika mereka tidak mau.

Sunak berkata: “Kami telah mencapai kemajuan besar dalam memberantas rokok. Namun jika kita ingin melakukan hal yang benar untuk anak-anak kita, kita harus mencoba menghentikan remaja untuk merokok.”

Oposisi utama Partai Buruh sebelumnya mengatakan mereka juga akan mempertimbangkan penghentian penjualan tembakau secara bertahap dengan cara yang sama.

Usulan ini mencerminkan undang-undang di Selandia Baru, yang melarang tembakau dijual kepada siapa pun yang lahir pada atau setelah 1 Januari 2009.

Dalam pidatonya di depan anggota partai, Sunak mengatakan pemerintah juga akan membatasi ketersediaan vape.

Undang-undang baru dapat diberlakukan yang akan berdampak pada rasa, kemasan, tampilan di tempat penjualan, serta vape sekali pakai.